Minggu, 15 November 2015

Kenali Fitur Sebelum Repot

By : Arief Junor
Setiap desainer mobil pasti memiliki preferensi tersendiri mengenai mobil yang dibuatnya, untuk itu tak heran bila beberapa tombol atau fitur penempatan dan penggunaannya berbeda dari mobil lainnya.

Tak kenal maka tak sayang, peribahasa ini rasanya memang tepat menggambarkan kondisi sang pemilik yang kurang mengenal mobilnya. Dan memang sebaiknya setiap kali membeli mobil, Buku Panduan Pemilik Kendaraan harus dibaca terlebih dahulu.

Nah, berbicara mengenai Buku Panduan Pemilik Kendaraan, jangan heran bila Anda membeli mobil BMW tahun produksi 2010 seperti Seri-7, Seri-5, atau Seri-3 sekalipun tidak akan menemukan ‘kamus’ tebal berisi segala sesuatu mengenai pengenalan Anda dengan mobil yang sudah Anda beli tersebut.

Karena secara pintar, BMW telah membuat buku panduan menjadi digital. Anda dapat menemukan semua jawaban yang diperlukan hanya dengan memutar tombol iDrive. Pergantian bentuk Buku Panduan Pemilik Mobil menjadi digital memiliki keuntungan dengan adanya animasi yang memudahkan pengemudi untuk lebih memahaminya.

So, explore your vehicle.

1. Tombol, tuas, dan indikator
Semakin modern sebuah mobil, maka semakin canggih pula fitur pendukungnya. Apakah kecanggihan itu dikhususkan pada mesinnya saja, atau justru tombol-tombol di dalam kabin yang akan memudahkan sang pemilik untuk mengoperasikan mobilnya. Kami akan membahas mengenai tombol dan indikator yang terdapat pada beberapa mobil - tentu yang tidak lazim.

Yang perlu diingat adalah adanya dua generalisasi dalam produksi mobil, yakni Amerika-Eropa dan Asia. Memang tidak semua seperti ini, namun setidaknya akan memudahkan Anda saat mengendarai kendaraan-kendaraan tersebut.

Tuas lampu sein umpamanya, produsen mobil di Amerika dan Eropa cenderung menempatkan tuas sein di sisi kiri kolom kemudi. Sementara pabrikan Asia menempatkannya di sebelah kanan. Tak heran bila Anda berpindah dari mobil Asia ke mobil Eropa biasanya akan salah mengaktifkan wiper  saat ingin berbelok arah.

Tombol lampu pun demikian. Sebagian mobil Eropa dan Amerika memiliki tombol putar di sebelah kanan dasbor di bawah kisi AC. Pada mobil Asia biasanya tombol untuk menyalakan lampu berada di ujung tuas lampu sein atau di sebelah kanan kolom kemudi.

Untuk sebagian mobil, seperti Mercedes-Benz E250 CGI bahkan tidak ada pilihan off  pada tombol putarnya, hanya lampu parkir kiri dan kanan, lampu kota, Automatic, dan low beam.  Sehingga setiap kali melewati keadaan gelap, maka mobil akan otomatis menyalakan lampu.

Mungkin hal ini kurang nyaman baik bagi pemilik mobil serta mobil di depan, terutama saat berada di parkir mal. Yang bisa dilakukan adalah memindahkan tuas dari A (otomatis) ke posisi lampu kota. Memang lampu tidak akan mati, namun setidaknya tidak memancarkan cahaya lampu yang menyilaukan.

Masih seputar lampu, tombol untuk mengaktifkan foglamp  pun ada yang menyatu dengan switch  lampu utama, ada juga yang terpisah. Yang perlu diperhatikan adalah bila mobil tersebut memiliki dua lampu kabut, depan dan belakang. Kadang pengemudi tak memahami bahwa foglamp  belakang juga menyala, padahal hal ini sungguh mengganggu pengendara di belakang bila tidak ada hujan atau kabut.

Jadi, bila hendak menyalakan foglamp,  perhatikan betul logo yang ada di tombol atau tuas. Lambang foglamp  dengan garis-garis sinar mengarah ke bawah menunjukkan foglamp  depan. Sementara foglamp  belakang dilambangkan dengan garis sinar mengarah lurus. Lambang-lambang ini juga akan muncul di panel instrumen saat foglamp  menyala.

2. Fitur pengontrol

Mobil-mobil premium sekarang juga dilengkapi fitur pengontrol terintegrasi. BMW bangga dengan iDrive-nya, Audi punya MMI (Multi Media Interface), dan Mercedes-Benz menggunakan COMMAND.

Fitur pintar ini dikendalikan oleh tombol-tombol yang harus dikenali agar tidak membingungkan saat hendak dioperasikan. Semua fungsi yang diatur oleh tombol pintar ini ditampilkan pada layar di tengah dasbor.

Selain itu Multi-Information Display  yang berada di tengah panel instrumen juga menampilkan beragam informasi yang dapat dipilih menunya melalui tombol di lingkar kemudi.

3. Tool Kit
Tidak hanya tombol-tombol yang perlu diperhatikan, namun penempatan tool kit  pun tidak kalah pentingnya. Umumnya tool kit  ditempatkan di bagasi, itu pun bervariasi. Yang lazim ditemui adalah di tengah ban serep, karena selain untuk memanfaatkan ruang kosong, juga untuk memudahkan pencarian.

Lokasi lain yang biasa digunakan untuk meletakkan tool kit  adalah di dinding bagasi, baik di sebelah kanan maupun kiri. Di sebagian besar produk Toyota, tool kit  biasa diletakan di bawah bangku penumpang depan.

4. Tutup tangki bensin
Hal ini sering terjadi, dan ini cukup konyol. Pada saat hendak mengisi bbm di SPBU, pengemudi mobil baru tidak tahu cara membuka tutup bensinnya. Malu dan jengkel menjadi satu, apalagi antrian di belakang sudah panjang.

Untuk mencegahnya, pengenalan lokasi dan cara membuka tutup tangki bensin pun menjadi penting. Hal utama yang dilakukan adalah mengenal lokasi tangki bensin, di sebelah kiri atau kanan.

Anda tak perlu melihat melalui spion, cukup perhatikan indikator bensin di panel instrumen. Panah yang berada di samping gambar pompa menandakan lokasi mulut tangkinya, sehingga Anda dapat mengarahkan mobil ke posisi yang sesuai.

Umumnya tuas pembuka tutup tangki bensin ada di sebelah kanan bangku pengemudi, namun tidak sedikit yang memiliki keunikan yang kadang membuat frustrasi. Daihatsu Luxio menempatkan tuas pembuka tepat di bawah ‘rumah’ seatbelt,  atau pada pilar B. Sementara Suzuki APV memiliki tuas tepat di bawah dan tengah bangku pengemudi namun tertutup oleh karpet.

Beberapa mobil menempatkan tombol pembuka tangki di door trim,  sehingga agak tersembunyi. Sementara ada juga yang penguncinya menyatu dengan door lock  sehingga saat kunci pintu terbuka, tutup tangki juga bisa langsung dibuka.

Namun ada beberapa mobil yang cara membukanya juga unik. Seperti Nissan X-Trail generasi terbaru, yang tutup bensinnya dibuka dengan cara ditekan pada bagian dekat engsel, bukan ditarik seperti biasa.

5. Membuka bagasi
Umumnya tuas pembuka bagasi berada tepat di dekat tuas pembuka tangki bensin. Baik di samping bangku maupun di pintu. Namun ada beberapa kendaraan yang bahkan tidak memiliki tuas atau tombol, sehingga pengemudi atau penumpang harus membuka langsung dari pintu bagasi.

VW Golf memiliki cara tersendiri, yakni membuka pintu dengan cara menekan logo VW kemudian mengungkit logo tersebut untuk membuka sekaligus mangangkat pintu. Ada pula beberapa mobil yang memiliki tombol elektrik pada pintunya, sehingga cukup menekan secara lembut lalu mengangkat pintu bagasi.

Beberapa SUV dan estate  memiliki pintu bagasi yang terbagi dua, misalnya Chevrolet Captiva. Hanya kaca yang terbuka untuk barang kecil dan keseluruhan pintu untuk barang bawaan yang besar. Kedua pintu ini bisa dibuka melalui dua tombol terpisah.

Sebagian mobil premium juga ada yang dilengkapi fitur pembuka dan penutup bagasi elektrik. Contohnya Porsche Cayenne, Mercedes-Benz GL-Class, BMW X5, dan Lexus RX. Fitur ini membuat langkah membuka dan menutup hanya dengan menekan tombol. Untuk mobil-mobil ini, jangan sekali-sekali menutup bagasinya secara manual, karena bisa merusak sistem vakum yang ada pada pintu.

6. Smart key
Teknologi yang masih terbilang baru ini juga terkadang membingungkan. Toyota Yaris, Vios, Nissan Teana dan beberapa mobil lainnya menggunakan sistem ini. Tidak lain bertujuan untuk mempermudah pengemudi agar tidak perlu lagi mengeluarkan anak kunci.

Sistem smart key  memang pintar. Saat Anda mendekat pintu dalam jarak tertentu dan menarik tuas pintu, maka sistem akan mendeteksi kunci yang ada di kantong Anda lalu membuka kunci secara otomatis. Setelah Anda berada di dalam, cukup injak pedal rem dan tekan tombol Start/Stop Engine, maka mesin pun menyala tanpa Anda perlu mengeluarkan kunci dari kantong.

Sama halnya saat Anda mematikan mesin, cukup menekan tombol Start/Stop Engine lalu keluar pintu. Nah, cara mengunci kendaraan Anda adalah menekan tombol hitam yang ada di tuas pintu. Bila masih terbuka, jangan panik, karena sistim akan membaca Anda membawa kunci sehingga ia akan membuka kunci. Percayalah saat Anda menekan tombol hitam tadi dan ada bunyi pertanda mobil sudah terkunci.

Lain halnya smart entry  seperti pada Audi A4 dan BMW Seri-3. Membuka pintu tidak memerlukan kunci, namun saat menyalakan mesin, maka anak kunci harus dimasukkan terlebih dahulu pada sebuah slot  yang ada di dasbor sembari ditekan untuk menyalakan mesin.

Tips yang kami berikan hanya representasi sebagian kendaraan yang ada di Indonesia. Seperti yang sudah kami utarakan, kenali kendaraan Anda dengan cara membaca buku panduan, menanyakan kepada pihak ATPM, menanyakan kepada saudara yang lebih dulu memiliki mobil sejenis ataupun browsing  di internet.

Semua akan membantu Anda untuk mengenal mobil Anda lebih jauh, bahkan Anda mungkin akan terkejut fitur-fitur apa saja yang bisa memudahkan Anda. Seperti Voice Command  pada BMW Seri-3 dan Ford Fiesta.


Cara mengemudi mobil matic

Ada masukkan kalau posting saya sebelumnya tentang cara mengemudi mobil matic agar dilengkapi lebih banyak foto penjelas. Baiklah, kali ini coba saya bahas tentang step by step cara menyetir mobil matic. Kalau ada masukkan, info tambahan silahkan ya para bro.

Pengenalan Perangkat

Mulai dari pedal kaki dulu
arantan-matic-3288
Pedal kaki pada mobil matic umumnya terdiri dari 2 pedal saja, yaitu pedal gas dan pedal rem. Seperti di gambar pedal gas berada di paling kanan, di tengah adalah pedal rem.
Satu pedal lagi yang ada di sebelah kiri adalah pedal yang berfungsi seperti rem tangan. Pedal ketiga ini tidak selalu ada pada semua mobil matic. Lebih banyak justru yang parking brakenya tetap di tangan seperti pada mobil manual.
arantan-matic-3291
Setelah di pedal, kita lihat ke tuas persnelingnya. Gambar di atas adalah tuas persneling mobil matic, biasanya di sampingnya akan ada petunjuk posisi gigi, P, R, N, D, 2, 1. Model gigi pun juga bisa bermacam-macam, ada yang dibuat seperti bergerigi, sampai ada juga yang mengakar lagi dengan tambahan operan semi auto yaitu “+” dan “-“.
Perletakan tuas persneling pun bermacam-macam, ada yang di console box, mirip seperti tempat persneling pada mobil manual, ada juga yang menempel pada batang stang di sebelah kiri, mirip tuas lampu dan rem.
Anyway, untuk pembahasan kali ini saya bahas yang urutannya P, R, N, D, 3, 2, 1.

Mulai berjalan

arantan-matic-3327
Sebelum Anda berbuat apapun, make sure kondisi mobil dalam posisi berikut ini:
  1. Posisi gigi di “P”
  2. Parking brake dalam keadaan full di tarik atau aktif
Setelah mengecek dan mengkonfirmasi keadaan tersebut, masukkan kunci mobil dan hidupkan mesin dengan memutar searah jarum jam.
Perhatikan posisi gigi di dashboard, pada gambar atas posisi gigi berada di “P”. Mobil matic hanya bisa di hidupkan dalam keadaan gigi di “P” atau dalam beberapa mobil lain juga bisa dalam posisi “N”. Biasanya juga ketika parkir, mobil akan dalam keadaan parking brake yang di aktifkan.
Demi keamanan biasakan untuk memindahkan gigi satu demi satu, dan selalu mengecek posisi gigi pada dashboard. 
arantan-matic-3313
arantan-matic-3293
Dalam posisi “P” berarti mobil tidak bisa di dorong. Untuk berjalan maju ke depan, pindahkan gigi dari posisi “P” ke “D”.
  1. Caranya adalah dengan menekan pedal rem, kemudian menekan tombol tuas persneling
  2. Turunkan posisi tuas persneling satu persatu 3 step , dari posisi “P” ke posisi “D”.
  3. Pastikan petunjuk di dashboard pindah ke posisi “D” sesuai tuas persneling
  4. Selama memindahkan tetap tahan pedal rem dengan kaki kanan.
  5. Turunkan parking brake/rem tangan
    Jika mobil yang menggunakan pedal sebagai parking brake, tekan pedal sampai habis dengan menggunakan kaki kiri. Dan lepaskan.
  6. Jangan lepas pedal rem dengan kaki kanan, final cek dulu untuk memastikan…
    Posisi gigi tuas di “D”, posisi petunjuk di dashboard juga di “D”
    Posisi rem tangan/parking brake sudah di lepas
    Setelah ini semua OK, Anda siap berjalan
  7. Lepas perlahan pedal rem. Mobil akan berjalan.
    Ingat: Pada posisi “D”, mobil akan berjalan begitu rem dilepas
  8. Jika memungkinkan dan butuh berjalan lebih cepat, tinggal tekan pedal gas secara berurut dengan menggunakan kaki kanan.
arantan-matic-3339
Demi keamanan, cukup gunakan satu kaki kanan saja untuk gas dan rem.

Macet stop and go

Kalau masih macet stop and go cepat, cukup tahan dan lepas rem saja dengan posisi gigi tetap di “D”. Kembali saya ingatkan pada posisi “D”, mobil matic akan langsung berjalan jika pedal rem dilepas. Jadi ingat untuk tidak langsung menekan gas.

Macet lampu merah

*edited, revised thank you Slevin, Bocah Koplak*
Kadangkala kalau diamnya lama, seperti stuck di kemacetan. Lebih baik untuk memindahkan ke “N” dengan bantuan parking brake. Karena jika gigi masih di “D”, bisa membuat kaki pegal menahan rem, atau terangkat tidak sengaja.

Mundur

Dari posisi “P” tongkat persneling perlu dipindahkan ke “R” untuk reverse.
Caranya dengan menggunakan rem kaki dulu sampai kendaraan berhenti total, kemudian pindahkan gigi ke “R”.
Hati-hati, sama juga dengan posisi “D”, pada posisi “R” pun mobil akan langsung berjalan perlahan ketika pedal rem diangkat. Kalau kurang cepat mundur, gunakan gas secara mengurut dan perlahan.

Meninggalkan kendaraan

Sebaiknya meninggalkan kendaraan matic dalam posisi “P” dan parking brake dalam keadaan aktif.
Urutannya begini:
  1. Tekan pedal rem sampai mobil dalam keadaan berhenti total
  2. Tarik parking brake atau tekan pedal parking brake sampai full
  3. Pindahkan tuas persneling dari “D” ke “P”.
  4. Cabut kunci

Meninggalkan mobil matic dalam keadaan free, untuk bisa di dorong

Ada saatnya dimana kita harus meninggalkan mobil dalam keadaan mesin mati tapi bisa didorong. Dalam keadaan “P” apalagi dilengkapi parking brake mobil matic tidak bisa didorong.
Tiap-tiap mobil matic mempunyai cara tersendiri untuk memindahkan ke “N” dalam kondisi mesin mati. Tapi umumnya punya basic sama. Mobil harus dalam keadaan mati total dalam keadaan mesin mati, baru pindahkan.
arantan-matic-3335
Pada mobil yang saya gunakan, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  1. Matikan mesin seperti biasa pada posisi “P”
  2. Cabut kunci kontak
  3. Colok kunci dan masukkan kunci ke lubang di persneling
  4. Tekan dan tahan kunci dengan tangan kiri, tangan kanan memindahkan tuas persenling dari “P” ke “N”
Tidak semua mobil punya cara seperti ini, ada juga yang punya tombol tersembunyi, cari tahu dulu
Begitulah, terakhir jika masih dalam tahap pembelajaran, cek dan ricek selalu posisi gigi pada petunjuk di dashboard sebelum melepas pedal rem.
Sebagian besar perjalanan dalam kota akan dilakukan dalam posisi “D”, kecuali jika Anda perlu menanjak curam tanpa awalan seperti yang sering ditemui pada parkir gedung bertingkat atau basement.
Untuk kapan pindah ke gigi tersebut saya post di sambungan dari posting ini, di sini.

Sistem Pengenalan Suara Mobil Ford Memahami 17 Bahasa

OTOMOTIF
TEKNOLOGI pengenalan suara telah diintegrasikan ke dalam sistem Ford Sync dan didukung oleh perangkat lunak yang dibuat oleh Nuance.*
FORD/PRLM
TEKNOLOGI pengenalan suara telah diintegrasikan ke dalam sistem Ford Sync dan didukung oleh perangkat lunak yang dibuat oleh Nuance.*
DEARBORN, (PRLM).- Sistem pengenalan suara biasanya sulit untuk mengenali kata-kata yang diucapkan dalam aksen regional. Hal ini dapat dibuktikan ketika menggunakan teknologi ini saat mengemudi.
Ford kini muncul dengan solusinya. Pembuat mobil asal AS ini telah mengembangkan sistem pengaktifan dengan suara yang bisa belajar bagaimana sopir berbicara dan dapat menanggapi dialek lokal dengan mudah.
Teknologi ini telah diintegrasikan ke dalam sistem Ford Sync dan didukung oleh perangkat lunak yang dibuat oleh Nuance.
Sistem pengenalan suara ini dapat memahami aksen di 17 bahasa termasuk bahasa Arab, Inggris Australia, Portugis Brasil, Prancis Kanada, Belanda, Prancis, Jerman, Italia, Mandarin, Spanyol Meksiko, Portugis, Rusia, Spanyol, Mandarin Taiwan, Turki, Inggris Britania, dan Inggris AS.
Untuk merekam aksen yang berbeda untuk setiap versi bahasa, para peneliti melakukan perjalanan dari Amerika Serikat, Eropa dan ke Asia merekam ribuan suara para pengemudi.
Setiap pengemudi diminta untuk membaca paragraf, memberikan salam umum dan membaca angka.
Perangkat lunak ini kemudian dikembangkan dengan menggunakan model-model akustik dan kamus perintah suara.
Untuk melatih sistemnya, pengemudi hanya perlu mengulang beberapa kata aksen untuk dikenali dan diingat."Orang-orang benar mempertimbangkan aksen mereka kunci untuk siapa mereka sebagai pribadi, " ujarnya.
"Secara praktis memastikan bahwa Anda dapat dengan mudah berkomunikasi dengan kendaraan, dari manapun Anda berasal, membantu memastikan perjalanan yang lebih nyaman," kata Christof Kellerwessel, kepala insinyur Ford Eropa, seperti dikutip Daily Mail, baru-baru ini. (Dede Suhaya/A-147)***

Pengertian Transmisi Manual Pada Mobil

Transmisi atau biasanya orang Indonesia menyebut persneling adalah gigi ratio pada gearbox yang terhubung langsung dengan as roda sehingga kendaraan (mobil) dapat berjalan dengan kecepatan yang diinginkan oleh pengemudinya. Gigi transmisis tersebut biasanya terdapat 4 atau lebih tingakatannya, tentunya semakin tinggi akan semakin cepat perputarannya, tetapi tenaganya lebih rendah. Inilah alasan mengapa ketika menanjak posisi gigi peresneling biasanya rendah.
manual gearboxUmumnya pada mobil terdapat beberapa jenis transmisi, nah kali ini Oto-id akan membahas salah jenis transmisi yakni transmisi manual. Pada transmisi manual ini pengemudi diwajibkan menginjak kopling saat akan memindahkan (naik/turun) posisi transmisi yang diinginkan. Setelah menginjak kopling perpindahan tuas transmisi (yang biasnya dipindahkan dengan tangan kiri) akan mudah dan ringan.
Mengapa hal ini terjadi? Karena gearbox manual tersebut berhubungan langsung dengan pelat (kampas) kopling dan dekrup yang ketika kopling dilepaskan maka roda akan berputar mengikuti mesin. Sebaliknya jika kopling diinjak maka roda tidak akan berputar mengikuti mesin meskipun posisi persenling masuk gigi 1.
Lalu apa fungsinya hal tersebut? Yang pertama jelas akan memperhalus saat perpindahan transmisi, jadi mesin tidak terlalu brutal dan mengurangi hentakan sehingga mobil masih bisa dikendalikan saat melakukan perpindahan transmisi. Yang kedua fungsi kopling mamnual tersebut adalah untuk memutus tenaga mesin ke roda, sehingga mesin tetap hidup meskipun dalam keadaan berhenti dan posisi transmisi masuk gigi 1 atau lebih.
posisi gigi transmisi mobil asiaUntuk transmisi manuam mobil Eropa dan Asia terdapat perbedaan, sehingga perlu dipahami agar tidak terjadi kecelakaan saat mengendarainya. Perbedaan tersebut terletak pada posisi gigi mundur (R), jika pada mobil Asia letak posisi transmisi mundur ada pada kanan bawah, sedangkan pada mobil Eropa terdapat pada kiri atas (sejajar posisi gigi 1) atau biasanya juga terdapat pada kiri bawah (sejejar posisi gigi 2).
posisi gigi transmisi mobil eropaPerbedaan lainnya, beberapa mobil Eropa terdapat pengaman berbentuk cincin pengaman yang letaknya dibawah tuas transmisi, cincin ini berfungsi untuk menghindari pengemudi salah memasukkan gigi karena posisi gigi 1 identik dengan posisi gigi mundur. Ketika cincin ini ditarik keatas, maka tuas transmisi bisa dimasukkan gigi mundur. Mobil Asia tidak perlu pengaman ini karena posisinya tidak sama dengan gigi lain.
Topik Untuk Artikel ini : pengertian transmisi manual, pengertian transmisi mobil, Pengertian transmisi, pengertian transmisi pada mobil, transmisi manual